By subscribing to Quotes Digest you are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use.
I'm not a fighter, but I would love to be a boxer because I love the courage and toughness. I mean, there can be nothing more terrifying than walking into an arena and looking at Mike Tyson in the ring.
What I do know is that writing is the thing I am best at, and I don't have the stomach, the ability, the strength or the courage to enter the political arena. And I think writing can be a political act, if only to let those people accountable know they are being watched. Literature can be a conscience.
The rules of survival never change, whether you're in a desert or in an arena.
Every year's going to be a what-if. That's the game of basketball. What if a guy turns his ankle? What if a guy gets in a car wreck coming to the arena? There are so many different aspects that could happen that nobody knows. Only the man upstairs knows.
I got my Equity card right out of NYU grad school in 2000, doing 'The Great White Hope' at Arena Stage. I played Jack Jefferson. It was an amazing part to walk into, to carry that responsibility for that amount of time. The challenges and the breadth of that role were pretty amazing.
"Kita tidak perlu menjelaskan panjang lebar. Itu kehidupan kita. Tidak perlu siapa pun mengakuinya untuk dibilang hebat. Kitalah yang tahu persis setiap perjalanan hidup yang kita lakukan. Karena sebenarnya yang tahu persis kita bahagia atau tidak, tulus atau tidak, hanya kita sendiri. Kita tidak perlu menggapai seluruh catatan hebat menurut versi manusia sedunia. Kita hanya perlu merengkuh rasa damai dalam hati kita sendiri.
Be a gladiator, be afraid but fearless, brandish your sword of creativity and let your special arena/s of audience cheer you on. This is your time. Let's enrich our world together with our translations of hope-writing, art, photography, creativity, perspective and discoveries. @reenadossauthor
Kekaguman lebih baik hanya tetap sebagai kekaguman. Kalau terlalu dekat.. Bisa seperti ikarus yang jatuh ke bumi karena sayapnya terbakar matahari..
Putuskan apa yang kau inginkan, dan berusahalah untuk menjadikannya kenyataan. Jangan sampai kau lupa hidup karena terlalu sibuk bermimpi
Justru karena cinta, kamu memelihara dirimu dan dirinya agar tetap mulia. Bila ia mendekat, tetaplah duduk. Karena itu yang menjaga emosi agar tak meletup. Bila ia menjauh, jangan dekati dia sebelum waktunya. Sabar itu jauh lebih istimewa. Atau kalau tak tahan lagi, segeralah datang ke rumah orang tuanya! Itu lebih mulia.
Mereka bagaikan mata-mata pena yang menari di atas lemabaran kertas yang sama, lembaran kertas hitam. Dan hanya keberuntungan yang bisa membuat kertas itu menjadi abu-abu, karena tidak mungkin membuatnya menjadi putih bersih. Jejak hitam itu tetap ada di jalan hidup mereka. Bagi anak-anak seperti mereka, hidup benar-benar seperti mata dadu di meja judi.
"Truth and facts often have a contrary message with a trying mission to show the cards' real color shuffled in the rough-and-tumble of our social and political arena.
Apa yang tersimpan dalam dada, tak mampu dijangkau oleh mata. Karenanya lisan menjadi penanda, wajar orang menilai lewat kata.
I have self-doubt. I have insecurity. I have fear of failure. I have nights when I show up at the arena and I'm like, 'My back hurts, my feet hurt, my knees hurt. I don't have it. I just want to chill.' We all have self-doubt. You don't deny it, but you also don't capitulate to it. You embrace it.
"Kadang kita harus memilih bukan karena kita menginginkan pilihan tersebut
The main battlefield for good is not the open ground of the public arena but the small clearing of each heart. Meanwhile, the lot of widows and homeless children is very hard, and it is to their defense, not God's, that the self-righteous should rush.
Kalau manusia sama sekali tidak pernah merasa putus asa, kita tidak akan tahu bagian mana dari diri kita yang tak sanggup kita singkirkan. Lalu kita akan tumbuh dewasa tanpa benar-benar mengerti apa saja yang bisa membuat kita gembira. Aku bahagia karena bisa menderita", Eriko (Kitchen)
Percayalah, bila kamu tidak dapat mengalihkan perhatian pada hal lain yang fana..., dan hanya memikirkan kehidupan itu sendiri, kamu akan gila: karena ia akan mengalahkan dan merendahkanmu secara perlahan.
Keinginan telah mengajarkan kepadamu betapa sia-sianya keinginan, penyesalan mengajarkan betapa sia-sianya penyesalan. Bersabarlah wahai kekeliruan, karena kami semua menjadi bagianmu. Bersabarlah wahai Ketidaksempurnaan, berkat engkaulah Kesempurnaan menyadari dirinya. Bersabarlah kemarahan, karena engkau tidak kekal abadi.
You have to remember one thing about the will of the people: it wasn't that long ago that we were swept away by the Macarena.
Delisa cinta ummi karena Allah.
Di jalan cinta para pejuang, biarkan cinta berhenti di titik ketaatan.. Meloncati rasa suka dan tidak suka.. Melampaui batas cinta dan benci.. Karena hikmah sejati tak selalu terungkap di awal pagi.. Karena seringkali kebodohan merabunkan kesan sesaat.. Maka taat adalah prioritas yang kadang membuat perasaan-perasaan terkibas.. Tapi yakinlah, di jalan cinta para pejuang, Alloh lebih tahu tentang kita..
Pegang tanganku, tapi jangan terlalu erat, karena aku ingin seiring dan bukan digiring.(Spasi)
These people fail to realize that it is on the inside that God must be defended, not on the outside. They should direct their anger at themselves. For evil in the open is but evil from within that has been let out. The main battlefield for good is not the open ground of the public arena but the small clearing of each heart.
By subscribing to Daily Mail Quotes you are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use.